← Kembali ke Portal News
Berita

RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Resmi Punya Gedung Jantung Terpadu

26 Jun 2026 17:55

RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Resmi Punya Gedung Jantung Terpadu
Balikpapan - Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kini memiliki pusat layanan jantung sendiri. Tingginya angka penyakit jantung di Kaltim menjadi salah satu alasan dibangunnya Gedung Jantung Terpadu Awang Faroek Tower di RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan.
Rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kaltim itu telah menangani ribuan kasus penyakit jantung. Kehadiran fasilitas dan teknologi terbaru diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

"Untuk mendukung layanan yang lebih komprehensif, Awang Faroek Tower dilengkapi sejumlah fasilitas modern. Salah satunya adalah ruang Cath Lab B-Plan pertama di Kalimantan yang akan memperkuat layanan diagnostik sekaligus tindakan intervensi jantung," ujar Plt Direktur RSKD Balikpapan drg Ahmad Jais, kepada detikKalimantan, Kamis (25/6/2026).

RSKD diketahui telah melakukan 40 operasi bedah jantung terbuka atau Coronary Artery Bypass Grafting (CABG). Tingkat keberhasilan operasi tersebut mencapai 95 persen. RSKD juga mencatat tingkat keberhasilan tindakan medis mencapai 99 persen.

"Dan dalam tiga tahun terakhir, RSKD tercatat menangani 2.238 kasus penyakit kardiovaskular," ucapnya.

Sementara itu, gedung tersebut resmi beroperasi setelah diresmikan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud pada, Rabu (24/6/2026). Rudy mengapresiasi hadirnya pusat layanan jantung terpadu tersebut.

"Kita tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga membangun kualitas SDM. Secanggih apa pun alat dan sebagus apa pun gedungnya, kalau pelayanannya tidak ramah, manfaatnya tidak akan maksimal. Senyum dan ketulusan tenaga kesehatan adalah obat yang paling mujarab," katanya.

Ia menilai keberadaan Awang Faroek Tower akan menjadi tonggak penting dalam penguatan layanan kesehatan di Kalimantan Timur. Selain menghadirkan fasilitas yang lebih modern, gedung tersebut juga diharapkan menjadi warisan yang terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sebagai informasi, gedung jantung terpadu ini dibangun untuk meneruskan pengabdian mendiang mantan Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Keberadaannya diharapkan mampu memperluas akses layanan jantung sekaligus memperkuat sistem kesehatan daerah di masa mendatang.

Riani Rahayu - detikKalimantan
Butuh bantuan? Chat WhatsApp